iklan horizontal atas

Mutiara Ramadan juga Merawat Keutuhan dalam Berbangsa Indonesia

maschasil.com Indonesia yang juga keberagamaan ini memberikan warna dan rasa keindahan untuk negara, namun juga kadang mengkhawatirkan adanya munculnya konflik dan perpecahan di bangsa ini. Setiap saat masyarakat juga dijejali yang namanya hoax dan berita-berita yang juga mencemaskan bagi masyarakat, mulai dari pejabat korup maupun juga, konflik internal partai, dan konflik ekses pemilu, konflik antar etnik dan agama, konflik internal agama, hingga sampai penguasaan bangsa asing juga terhadap sumber-sumber migas dan nonmigas negeri bangsa ini. Baca : Ramadhan Sebagai Siraman Rohani Dan Jasmani
Mutiara Ramadan juga Merawat Keutuhan dalam Berbangsa Indonesia

Suasana batin yang juga buat galau itu tampaknya memang diproduksi oleh kelompok-kelompok yang juga tidak ingin bangsa ini maju dan damai berkelanjutan. Begitu pula menguatnya hoax yang juga memprovokasikan emosi menjangkiti penduduk dinegeri ini sehingga bangsa Indonesia ini menjadi lelah dan letih, hampir-hampir semua tidak mampu lagi mengapresiasikan secara cerdas melimpahnya potensi alam, fauna, maupun flora, laut serta kebudayaannya yang ada.

Sebuah bangsa ini besar senantiasa memerlukan pemimpin yang juga berpikir dan berjiwa besar dan lues akan keadaan. Mari kita kenang dan hayati kembali dengan sepenuh hati, bangsa dan negara Indonesia ini dirintis dan, diperjuangkan, kemudian diproklamasikan oleh putra-putra dan pejuang terbaik di bangsa negara Indonesia ini.

Rasa Kebersamaan
Di tengah suasana yang kurang kesadaran ini, mari kita bangun dengsn optimisme berbangsa dengan kekuatan dan gagasan, integritas kemudian kesediaan untuk berkurban demi rakyat ini. Indonesaia yang juga kita impikan (the imagined Indonesia) merupakan sebuah cita-cita moral, politik dan peradaban yang juga masih jauh berada di depan kita, bukannya warisan masa lalu yang juga sudah jadi dan selesai ini. Baca : Tips Puasa Sehat Selama Bulan Ramadhan 2019

Dengan demikian juga, yang juga namanya Indonesia bukan sekadar sebuah realitas yang agung (grand reality) merupakan dalam wujud geografis dan bentuk formal sebuah negara ini, melainkan sebuah amanat dan cita dalam kebudayaan ini serta peradaban yang juga harus selalu dijaga dan diperjuangkan untuk bangsa dan negeri ini. Indonesia jangan sekadar dipahami juga sebagai sebuah kata benda, melainkan juga kata kerja dan perjuangan sejarah yang juga dinamis, yaitu: meng-Indonesia bangsa dan negara.

Kita semua secara sadar pastinya terlibat dalam proses menjadi Indonesia dengan karena di samping sebuah rumah peradaban yang saat ini, Indonesia juga merupakan sebuah identitas dan jati diri seseorang. Spirit itulah yang juga tercantum dalam Pancasila yang juga akhir-akhir ini kurang memperoleh apresiasi di indonesia. Saat ini sangat urgent untuk menemukan kembali jati diri grand solidarity, yaitu rasa kebersamaan untuk membangun bangsa indonesia ini, yang juga mampu mensinergikan "keakukan", menuju "kekamian" dan "kekitaan" dalam rumah besar yang juga bernama Indonesia.

Salam Manis

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel