iklan horizontal atas

Puasa Ramadhan Untuk Wujud Ketaatan Dalam Peningkatan Kualitas Diri

maschasil.com Puasa bila diartikan dengan bahasa arab bisa disebut shaum atau shiyam yang juga artinya menahan diri dari nafsu, pada dasarnya bersifat universal atau umum. Saudara-saudara selain kita yang beragama lain bahkan juga penganut aliran lain sekalipun melaksanakan puasa. Demikian juga pula umat bangsa-bangsa sebelumnya seperti juga bangsa Mesir kuno zaman dahulu yang menyembah berhala dan lainnya, bangsa Yunani dan bangsa Romawi juga merupakan melaksanakan puasa sesuai alirannya masing- masing.

Puasa di bulan Ramadhan juga sebagaimana namanya hanya dilaksanakan pada bulan Ramadhan dan tidak juga dapat dilaksanakan pada bulan lain selain bulan ramadhan, kecuali untuk para meng-qadha. Puasa itu harus dimulai dengan cara berniat pada malam sebelum puasa atau menjelang puasa, dari sejak terbit fajar sampai terbenam matahari dan dilarang; dilarang makan, minum, bersetubuh pada waktu puasa; diwajibkan kepada yang beragama Islam, berakal, balig, suci, dan lain- lain.

Bagi mereka yang juga melaksanakan puasa di bulan Ramadhan, Allah SWT menjanjikan pahala yang berlimpah untuk para orang yang berpuasa di bulan ramadhan. Disamping itu juga keutamaan-keutamaan puasa lainnya, dalam bulan Ramadhan Allah SWT juga menjanjikan pahala yang berlipat ganda untuk ibadah sunnah di bulan ramadhan atau perbuatan baik lainnya. Baca : Kumpulan Kajian Kitab Taqrib dan Tanwirul Qulub Menjelang Ramadhan

Puasa Ramadhan Untuk Wujud Ketaatan Dalam Peningkatan Kualitas Diri


Bagi mereka yang meninggalkan puasa wajib di bulan ramadhan karena suatu alasan yang dibenarkan, Allah SWT mewajibkan untuk menggantinya atau mengqodhoq  di waktu lain, sedangkan bagi mereka  orang yang tidak mampu melaksanakan puasa atau tidak bisa untuk berpuasa mereka wajib membayar fidyah (Al Baqarah : 184-185). Bagi mereka yang memang  sengaja tidak melaksanakan puasa di bulan ramadhan tanpa suatu alasan yang dibenarkan akan mendapat dosa yang berlipat juga.

Ketentuan-ketentuan dalam peraturan atau persyaratan Allah SWT mengenai puasa di bulan Ramadhan yang demikian juga sempurna mengisyaratkan kemuliaan untuk para orang yang berpuasa dan pentingnya puasa bagi orang yang beriman, yaitu agar kita menjadi orang yang bertaqwa untuk beriman. Baca : Cerita Kiyai (Ahli) Vs Anak- Anak TK Dalam Mendalami Kitab Bahtsul Masail Dengan demikian pula puasa di bulan Ramadhan memiliki makna yang mendalam dan ketaatan mahluk pada Penciptanya karena dengan berbagai persyaratan yang ditentukan dan penting dengan ikhlas kita tetap melaksanakannya dan sekaligus menjadi media untuk meningkatkan kualitas diri dalam kemuliyaan dunia dan akhirat, yaitu dengan shaum dari perbuatan yang tidak baik, tetapi memperbanyak perbuatan baik sebanyak- banyaknya.

Melalui puasa di bulan ramadhan semoga kita menjadi manusia yang taat dan berkualitas untuk menghadap kepada Allah SWT. Amiin.

Salam Manis.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel